WARTAHUB.COM, Jakarta – Open Tournament Lomba Menembak Panglima TNI Cup 2026 menjadi salah satu wadah untuk mendorong lahirnya atlet-atlet menembak yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Turnamen tersebut diikuti sekitar 800 peserta dan dibuka Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi di Lapangan Tembak Djamsuri, Markas Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur, Sabtu (12/9/2026).
Pelaksanaan Panglima TNI Cup 2026 sekaligus menjadi bagian dari kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober mendatang.
Tedi mengatakan, salah satu tujuan utama kompetisi adalah menjaring atlet berprestasi yang dapat menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga nasional.
Menurutnya, peningkatan prestasi membutuhkan proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten. Atlet harus mendapatkan kesempatan untuk berlatih sekaligus berkompetisi secara rutin.
Kompetisi terbuka seperti Panglima TNI Cup dinilai memberikan pengalaman penting bagi atlet karena mereka dapat menghadapi lawan dan situasi pertandingan yang beragam.
“Dengan seringnya mengikuti open tournament, mentalnya akan semakin tangguh dan kemampuan menembaknya akan semakin bagus,” ujar Tedi.
Panglima TNI Cup 2026 mempertandingkan sejumlah materi, termasuk kategori eksekutif pada jarak 20 meter untuk nomor presisi. Peserta juga mengikuti duel plate yang menguji kemampuan akurasi dengan batasan jumlah peluru.
Di luar aspek olahraga, turnamen tersebut turut mempertemukan unsur TNI dan Polri. Sejumlah prajurit dari berbagai matra serta personel Polri berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pembukaan Panglima TNI Cup 2026 juga dihadiri Panglima Korpasgat Marsekal Madya TNI Deny Muis, Panglima Koarmada Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, dan Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar.
Melalui kompetisi yang digelar secara berkelanjutan, pembinaan olahraga menembak diharapkan semakin kuat dan mampu menghasilkan atlet yang memiliki kemampuan serta mental untuk berprestasi di berbagai level kompetisi.
