WARTAHUB.COM, JAKARTA — Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Kamis (14/5/2026). Forum nasional yang berlangsung selama dua hari tersebut mengangkat tema “Pemuda Remaja Masjid sebagai Kekuatan Sosial dalam Mendukung Stabilitas, Ketahanan Nasional dan Persatuan Indonesia.”

Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi nasional organisasi dalam memperkuat peran pemuda masjid, guru ngaji, serta memperluas sinergi lintas sektor demi mendorong pembangunan sosial dan ekonomi umat di Indonesia.

Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok mengatakan Rapimnas 2026 bukan sekadar agenda internal organisasi, tetapi juga momentum merumuskan langkah strategis bagi masa depan pendidikan Al-Qur’an dan kesejahteraan para guru ngaji.

Menurutnya, salah satu agenda penting yang dibahas dalam forum tersebut adalah penetapan tuan rumah Festival Anak Soleh Indonesia, yang selama ini menjadi agenda nasional BKPRMI dalam membina generasi Qurani dari berbagai daerah di Indonesia.

“Festival Anak Soleh Indonesia bukan hanya perlombaan, tetapi ruang pembinaan karakter dan pendidikan akhlak bagi generasi muda Islam,” ujarnya.

Rapimnas BKPRMI 2026 juga diwarnai dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) bersama kementerian dan lembaga strategis. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan kesejahteraan guru ngaji dan tenaga pendidik Al-Qur’an.

Salah satu kerja sama dilakukan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia guna memperluas sinergi program hingga tingkat daerah. Selain itu, BKPRMI juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Koperasi Republik Indonesia untuk mendukung program nasional Koperasi Merah Putih.

Tidak hanya itu, organisasi kepemudaan masjid terbesar di Indonesia tersebut turut menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam program perlindungan jaminan sosial bagi guru ngaji dan pekerja rentan yang berada di bawah binaan LPPTKA BKPRMI.

Nanang Mubarok menegaskan bahwa BKPRMI sedang memperjuangkan akses BPJS Ketenagakerjaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi jutaan guru ngaji di Indonesia. Menurutnya, para pengajar Al-Qur’an berhak memperoleh perlindungan sosial yang layak atas pengabdian mereka dalam membina moral generasi bangsa.

Ia menjelaskan, melalui program tersebut para guru ngaji nantinya dapat memperoleh manfaat perlindungan kerja, santunan kecelakaan, jaminan kematian, hingga beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka.

Sebagai bagian dari transformasi digital organisasi, BKPRMI juga tengah mengembangkan aplikasi “Gerbang Emas BKPRMI” untuk mempermudah proses pendataan dan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi guru ngaji di seluruh Indonesia.

Selain mendorong perlindungan sosial, Rapimnas BKPRMI 2026 juga menjadi forum perjuangan agar profesi guru ngaji memperoleh pengakuan resmi dari negara. BKPRMI menilai para pengajar Al-Qur’an memiliki kontribusi besar dalam membangun pendidikan karakter dan akhlak masyarakat Indonesia.

“Guru ngaji adalah fondasi moral bangsa. Mereka layak mendapatkan penghormatan dan perhatian yang lebih baik,” kata Nanang.

Dalam forum tersebut, BKPRMI juga memperkuat keberadaan Asosiasi Guru Ngaji Al-Qur’an Indonesia sebagai wadah perjuangan peningkatan kompetensi, advokasi kesejahteraan, sertifikasi profesi, hingga perlindungan sosial bagi ustaz dan ustazah di berbagai daerah.

Rapimnas dihadiri perwakilan 30 DPW BKPRMI se-Indonesia, tokoh masyarakat, unsur kementerian, hingga para mitra strategis organisasi. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan selama kegiatan akan dirumuskan menjadi keputusan nasional untuk diperjuangkan kepada pemerintah dan pemangku kebijakan terkait.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) BKPRMI, Said Aldi Al Idrus menegaskan bahwa perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an telah menjadi komitmen BKPRMI sejak lama.

Ia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah kementerian dan lembaga yang hadir dalam Rapimnas dan siap membangun kerja sama strategis bersama BKPRMI.

Dalam sambutannya, Said Aldi juga mengenang perjuangan BKPRMI pada masa pandemi COVID-19 ketika organisasi tersebut memperjuangkan bantuan operasional bagi TKTPA yang terdampak pandemi.

Menurutnya, saat itu BKPRMI menyampaikan kepada pemerintah bahwa terdapat sekitar 51 ribu TKTPA binaan BKPRMI di seluruh Indonesia yang membutuhkan dukungan agar kegiatan pendidikan Al-Qur’an tetap berjalan.

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah ribuan TKTPA mendapatkan bantuan operasional untuk membantu para ustaz dan ustazah yang terdampak pembatasan aktivitas selama pandemi.

Said Aldi mengungkapkan bahwa kondisi kesejahteraan guru ngaji di berbagai daerah hingga kini masih sangat beragam. Ada yang hanya menerima insentif puluhan ribu rupiah per bulan, namun ada pula daerah yang telah memberikan perhatian lebih besar kepada para pengajar Al-Qur’an.

Ia mencontohkan keberhasilan Pemerintah Kota Bontang yang dinilai mampu memberikan dukungan nyata kepada ustaz dan ustazah melalui program insentif daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh pengurus BKPRMI di tingkat wilayah dan daerah untuk aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah demi memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji.

Selain membahas penguatan organisasi dan kesejahteraan ustaz-ustazah, Rapimnas BKPRMI 2026 juga menyoroti pentingnya Festival Anak Soleh Indonesia sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda Islam.

BKPRMI berharap agenda nasional tersebut ke depan dapat terus mendapat dukungan luas dari pemerintah dan masyarakat, termasuk harapan agar Presiden RI Prabowo Subianto dapat hadir dalam pelaksanaan Festival Anak Soleh Indonesia mendatang.

Menutup sambutannya, Said Aldi Al Idrus mengajak seluruh kader BKPRMI dari tingkat pusat hingga kelurahan untuk menjaga soliditas organisasi dan terus aktif membina generasi Qurani di tengah masyarakat.

“BKPRMI harus terus hadir sebagai kekuatan sosial, dakwah, dan kebangsaan yang menjaga persatuan Indonesia serta memperjuangkan kesejahteraan para guru ngaji di seluruh tanah air,” pungkasnya.

By Admin99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *